Saat mendengar lagu “Ya Sudahlah..”, terpikir oleh saya untuk menuliskan sesuatu.
Dengan kata-kata yang mudah dicerna, lagu tersebut mempunyai makna keputusasaan tetapi harus tetap semangat.
Jika kita mengutip sebagian lirik ” Apapun yang terjadi ku kan selalu ada untukmu, Janganlah kau bersedih coz everything gonna be OK “.
Kemanakah Kekasih saya??
Apakah dia akan selalu ada untuk saya??
itulah yang menjadi pertanyaan dibenak saya saat ini.
Well, hidup itu ternyata tidak seindah yang kita bayangkan bukan.
Hanya demi mempertahankan hubungan yang semakin memburuk,
Saya melakukan semua hal yang akan dilakukan pria manapun di saat seperti itu: melancarkan serangan bertubi-tubi. Sms dan telpon setiap hari, menyatakan perasaan saya berulang kali, memperlakukan dia lebih baik dari sebelumnya bak putri raja, mencoba melucu dan membuat dia tertawa.
Saya menjadi pengemis yang mengharapkan dengan iba sisa-sisa perasaan si wanita. Namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan dan sangat tidak sebanding dengan pengorbanan, karena pada akhirnya dia tetap pergi meninggalkan Anda di tengah-tengah kefrustrasian. Saya tidak mengerti. Kenapa setiap usaha untuk membuktikan ketulusan perasaan saya selalu berakhir bagai asap diterpa angin? Kenapa ketulusan saya hanya bagai sampah di matanya? Kenapa seolah-olah perasaan wanita itu gampang sekali berubah menjadi dingin?
Apakah saya bisa ketemu dengan orang-orang yg berhati bijak dan yang dengan sukarela mau menerima saya apa adanya?
Saya mempunyai angan-angan seperti ini :
Semoga TUHAN memberikan seorang KEKASIH yang mempunya hati yang lembut dan nantinya bersedia untuk memberikan hatinya untuk saya pelihara dan jaga.
KEKASIH yang dalam setiap ayunan langkah hidupnya lebih memilih untuk berjalan dalam suka & derita dengan saya, ketimbang puluhan gebetannya atau teman-temannya.
Kekasih yang setiap pagi memberikan senyuman terindah diwajahnya disaat saya terbangun dipagi hari.
Kekasih yg bersedia disentuh tangannya & dipeluk disetiap detik alunan nafasku.
Kekasih yang mau menopang disaat saya terjatuh dan terluka diatas perihnya penderitaan hidup.
Kekasih yang ngga malu mempunyai orang yang bakal meneteskan Air mata & Peluh sekedar untuk hidup.
Serta Kekasih yang bersedia menjadi pengikut setiap hembusan sujudku & mengAmieni setiap doaku.
Apakah semua itu mungkin dan ada?? saya yakin pasti ada
Jika belum tercapai…, Yasudahlah….
Tadinya gw mau komen, tapi .. ya sudahlah.
#nyampah
Sedikit mengena nih topik
, tapi .. ya sudahlah.
#nyampahLagi